Rabu, 13 Januari 2016

TEKNIK SABLON PCB

Kali ini saya akan memberikan tutorial mengenai cara sablon PCB dengan menggunakan teknik setrika. Untuk menyablon PCB sebenarnya ada 2 teknik yaitu teknik sablon dengan tinta dan teknik sablon dengan setrika. Pertama-tama sebelum menyablon PCB disiapkan terlebih dahulu rangkaian alatnya. Untuk anda yang masih bingung cara mendesign rangkaian PCB anda dapat melihat tutorial sebelumnya di  Cara Mendesign PCB pada Eagle.
Alat-alat yang diperlukan :
§  PCB Polos
§  Kertas A4 70 gram
§  Kertas mika
§  Feriklorit (FeCl3)
§  Sikat cuci
§  Wadah (Gelas Aqua kecil)
§  Setrika
§  Bor PCB
Berikut ini langkah-langkah sablon PCB dengan teknik setrika :
1.    Design PCB
 Design terlebih dahulu board PCB dengan menggunakan software Cadsoft Eagle atau Protel. Lalu disimpan dalam bentuk PDF agar siap di print.
2.    Print dengan menggunakan kertas biasa A4 70 gram lalu di fotocopy dengan  menggunakan kertas mika. Disarankan pada saat fotocopy menggunakan fotocopy yang bermerk Xerox karena sesuai pengalaman saya menggunakan selain Xerox pada saat penyablonan rangkaian susah menempel di PCB. Alternatif cara lain jika di rumah anda terdapat printer laser maka anda dapat langsung print board PCB menggunakan kertas mika.
3.    Lalu gunting pinggir rangkaian pada kertas mika dengan menyisakan beberapa cm dari rangkaian.
4.    Siapkan PCB lalu sesuaikan dengan ukuran design board. PCB dapat dipotong dengan menggunakan gergaji tipis ataupun dengan memotong dengan menggunakan cutter, namun cara ini memerlukan waktu yang lama.
5.    Sebelum di setrika anda sebaiknya menggosok PCB dengan menggunakan amplas tipis agar rangkaian dapat mudah menenmpel pada PCB, lalu dibersihkan dengan tisu.
6.    Nyalakan setrika dan atur pada panas maksimum agar mendapatkan hasil yang terbaik.
7.    Tempatkan kertas mika pada PCB, bagian bawah kertas mika yang berisi tinta toner yang ditempelkan pada PCB.
8.    Setrika    PCB
 Tutupi kertas mika dan PCB dengan menggunakan kertas biasa lalu tempelkan setrika diatasnya.
9.    Gosok setrika secara merata agar seluruh permukaan PCB terkena panas. Tempelkan setrika kira-kira 10-15 menit tergantung dari ukuran rangkaian juga.
10.  Jika telah dirasa cukup merata matika setrika, angkat kertas biasa dan angkat perlahan kertas mika-nya. Namun jika belum merata sebaiknya disetrika kembali.
11.  Tebalkan            PCB
 Setelah diangkat jika masih ada terdapat rangkaian yang cacat atau putus sebaiknya ditebalkan menggunakan spidol hitam permanent.
12.  Larutkan Feriklorit dengan air pada wadah yang telah tersedia, hati-hati pada saat melarutkan karena wadah akan terasa sangat panas akibat reaksi feriklorit dengan air.
13.  Larutkan            PCB     di         Feriklorit
 Lalu masukkan PCB pada wadah jika anda memiliki banyak waktu didiamkan saja PCB beberapa jam maka tembaga akan larut dengan sendirinya, namun jika anda terburu-buru anda dapat mengoyang-goyangkan PCB pada wadah dengan menggunakan tang jepit.
14.  Setelah seluruh tembaga larut pada PCB dengan ciri-ciri yang tersisa hanyalah tinta hitam nya saja, angkat PCB dan cuci dengan air bersih agar bebas dari feriklorit.
15.  Untuk menghilangkan tinta pada PCB anda dapat menggunakan sikat lalu digosok kira-kira membutuhkan waktu 5 menit.
16.  Jika tinta telah hilang cuci kembali PCB-nya.
17.  Bor         pada    PCB
 Kali ini PCB sudah siap namun perlu dibor pada titik yang telah di design sebelumnya.
18.  Amplas kembali PCB dengan amplas halus agar timah mudah melekat di PCB.
19.  PCB jadi
 
 Jika sudah selesai PCB sudah siap di solder.

Sensor Audio

 Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang sensor audio video dipostingan ini. Sekilas tentang audio video amplifier adalah komponen elektronika yang di pakai untuk menguatkan daya atau tenaga secara umum. Dalam penggunaannya, amplifier akan menguatkan signal suara yaitu memperkuat signal arus I dan tegangan V listrik dari inputnya.
      Sedangkan outpunya akan menjadi arus listrik dan tegangan yang lebih besar. berfungsi sebagai penguat akhir dan preamplifier menuju ke drive speaker. Pengertian amplifier pada umumnya terbagi menjadi 2, yaitu power amplifier dan integrated amplifier.
   1. Buka aplikasi Proteus 8 Professional.
   2. Plih New Project.
   3. Tuliskan nama file kalian dan pilih New Project.
 4. Lalu Next pilih create a schmatic from the selected.


   
   5. Pilihlah Next lalu create a PCB layout from the selected template seperti gambar dibawah ini.


  
    6. Next pilih create frimware project seperti gambar dibawah.


   7. Lalu finish.

Setelah Layout nya terbuka, kemudian pilih dan cari komponen-komponen yang akan digunakan, komponennya yaitu: atmega16,battery,button,buzzer,cap,cap-pol,crystal,lm0161,relay,res,dan switch.
Setelah didapatkan komponennya lalu hubungkan komponen tersebut dengan kabel/wire, kemudian susunlah komponen seperti gambar rangkaian di bawah ini:

8.SELESAI DOWNLOAD KLIK DISINI

Sensor Suhu

SENSOR SUHU

Komponen yang dibutuhkan:
  • AT-Mega 16
  • LED Green & LED Blue
  • IC L293D
  • Transistor
  • Sensor Suhu
  • Motor-DC
  • Tutorial rangkaian" SENSOR SUHU":
  • Buka Proteus 8 kemudian Pilih NEW PROJECT pilih directory yang anda inginkan kemudian NEXT Pilih CREATE SCHEMATIC kemudian pilih DEFAULT klik NEXT pilih CREATE PCB LAYOUT klik NEXT pilih NO FIRMWARE klik  NEXT kemudian FINISH.
  •     . Klik Library kemudian pilih Pick part from library.
  • Kemudian masukkan komponen yang di butuhkan
  • AT-Mega 16
  • IC L293D
  • LED GREEN&BLUE
  • TRANSISTOR(MPS6514)
  • SENSOR SUHU
  • MOTOR-DC
  • SUSUN SEMUA KOMPONEN DAN HUBUNGKAN MENGGUNAKAN "WIRE"

  • Karena Led tidak memiliki PCB layout defalut maka kita harus memasukkan pcb layout sendiri,pertama klik 2X LED kemudian klik tanda ? dan cari komponen led kemudian pilih LED
  • Langkah selanjutnya,memasukkan program pada mikrokontoler dengan cara mengklik 2x ATMEGA 16 pilih logo program lalu cari program dengan ekstensi .'hex' yang telah dibuat menggunakan CodeVision AVR

  • Pindah ke PCB LAYOUT kemudian letakkan komponen dengan rapi,lalu pada menu TOOLS pilih Auto Placer

  • Hubungkan komponen di PCB Layout dengan cara: Klik logo Design Rule Manager pilih tab net class kemudian atur power dan sinalnya seperti gambar dibawah ini:
  • Kemudian "Auto routing" dengan klik Begin Routing
  • Maka akan membentuk wire seperti ini,bila terjadi ERROR maka atur lagi letak komponen dan klik Begin Routing kembali.
  • SELESAI,DOWNLOAD KLIK DISINI

RANGKAIAN MOTOR-DC

Komponen yang dibutuhkan:
  1.    Capacitor 33pf
  2.   ATMega 16
  3.    Baterai
  4.  Button
  5.   Crystal
  6. L293D
  7.    LM016L
  8.  Motor-DC

Berikut cara membuatnya:

  1.    ... Buka Proteus 8 kemudian Pilih NEW PROJECT pilih directory yang anda inginkan kemudian NEXT Pilih CREATE SCHEMATIC kemudian pilih DEFAULT klik NEXT pilih CREATE PCB LAYOUT klik NEXT pilih NO FIRMWARE klik  NEXT kemudian FINISH
  2. Klik Library kemudian pilih Pick part from library.
  3. Komponen yang harus dimasukkan:

    Capacitor 33pf à 06031A330JAT2A

  ATMega 16 à ATMEGA16
    Baterai à Battery
    Button à Button

Crystal à Crysta l
   L293D à L293D
  LM016L à LM016L
    Motor DC à Motor-DC
4.    Hubungkanlah komponen sebagai berikut.
             
5.Masukkan coding dengan menggunakan CodeVisonAVR. Kemudian klik 2x pada IC ATMega 16 kemudian klik lambag folder lalu cari file dengan ekstensi .hex dan OK. (Lihat gambar untuk lebih jelas membuat coding).
6.Cara membuat coding di CodeVisionAVR:

Ø  Pilih menu File kemudian New. Pilih Project lalu OK.





Ø Pilih Chip ATMega16, pilih port kemudian in menjadi out (*Port a, b, d menjadi input sementara Port c menjadi output jadi port c harus di ubah menjadi output).
Ø  Aktifkan LCD dan atur LCD outputnya di Port c. Dan generate save, exit, file akan di savesebanyak 3x.


Maka akan tapil code berikut

7.    Pindah ke PCB Layoutkemudian letekkan komponen secara berdekatan.
8.Pilih menu Tool kemudian Design Rule Manager. Kemudian atur power dan signal-nya.
9.    Kemudian Autorouting dan cek error-nya, jika ada eror maka harus di tata ulang.
10. SELESAI
DOWNLOAD KLIK DISINI